Perbedaan Akan tetap Ada, Ada Tidaknya kau yang Tidak mau Berbeda

Kita tak bisa membuat dunia satu warna, apalagi satu agama. Perbedaan diciptakan untuk membuat tiap tiap jiwa mensyukuri atas segala nikmat yang diperolehnya. Ada si kaya ada si miskin, Ada si pejabat ada si pengemis, ada si sehat ada si sakit dan lain sebagainya. Kenapa harus ada semua itu?lalu kapan bisa terwujud kesejahteraan umat?terwujud keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia?kalau itu semua terwujud, kalau semua sejahtera dan adil sudah tidak ada lagi PR kita di dunia. Tujuan sudah tercapai, dan tidak perlu lagi berusaha. Semua orang akan merasa sama, akan merasa berharga, merasa kaya. Lalu, keangkuhan akan merajalela. Semua merasa punya power untuk saling menjatuhkan dan menghujat, sudah tidak ada lagi rasa syukur yang terucap kala melihat kebawah, dan sudah tidak ada lagi ikhtiar karena tidak ada lagi yang di atasnya, tidak ada lagi yang ingin diraihnya. Sudahlah berhenti menghujat perbedaan, sejatinya tiap2 orang diciptakan berbeda bukanlah tanpa sebab. Jangan kau pandang bahwa kau yang terbaik diantara yang lain. Karena perbedaan itu akan tetap ada, ada ataupun tiadanya kau yang tidak mau menerima perbedaan.

Advertisements

Dunia Digiring dalam Wacana

Diakui atau tidak pemilu DKI Jakarta 2017 menjadi cara berpolitik terburuk sepanjang sejarah Indonesia. Jika dulu, gegernya politik hanya karena uang, sogok sana sogok sini,serangan fajar, sekarang kegaduhan itu menjadi bernuansa sara. Mengelak atau tidak, kenyataanya itu yang seringkali meramaikan berita berita di media sosial. Dari satu jempol yang terpleset saja,bisa berakibat buruk bagi demokrasi Indonesia ini. Bagaimana sekarang,orang lebih mudah tergelincir lidahnya,tergelincir jarinya pada besi ajaib yang disebut smartphone. Berita-berita di Sosial media tumpah ruah tentang pemilu DKI, para pendukung dengan asik tanpa berpikir dampak terbesarnya terus saja menghujat lawan. Sindiran demi sindiran,meme meme pelecehanpun sebenarnya melimpah ruah disosial media,bahkan untuk seorang presidenpun mereka berani. Tidakkah itu bentuk ketidak hormatan rakyat terhadap lambang negaranya?nasionalisme seperti apa yang dieluk elukan kalau seperti itu caranya?tidak malukah kita pada negara lain?saat negara lain sedang kerja keras,membangun bangsanya,membangun infrastukturnya, mengembangkan kompetensi sumber daya manusianya? Kita justru ribut dengan hal yang sudah menjadi landasan hidup negara kita “Persatuan Indonesia”, “Bhineka Tunggal Ika”. Pemimpin pemimpin kita dimasa lalu sudah merumuskan landasan itu dengan apik, mereka bergandengan tangan untuk membangun bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan disegani bangsa lain. Apakah ini suatu kemunduran?jawablah dengan hati nurani masing-masing. Jauhkan diri dari provokasi provokasi negatif yang membuat bangsa ini semakin terpecah belah. Kembalikan lagi fungsi media sosial sebagai media untuk bersilaturrahmi, mengekspresikan diri dan pendapat tanpa mengganggu kehidupan orang lain. Bukankah itu landasan filosofis orang timur? kesantunan dan tutur kata sopan menjadi bentuk penghargaan kita terhadap orang lain,bahkan yang berbeda sekalipun. Masih ingatkan pelajaran PKn waktu SD?toleransi dan menghargai pendapat orang lain. Dalam suatu rapat saja kita tidak boleh arogan dalam berargumen, kita boleh berbeda dengan pendapat orang lain tapi tidak boleh menjatuhkan pendapatnya didepan orang lainkan?itu sama saja dengan mempermalukan seseorang didepan umum. Sebelum bicara tidakah kita memposisikan diri sebagai mereka?. Akankah kita meninggalkan sejarah yang buruk bagi generasi kita. Bersopan santunlah dalam bermedia karena media akan menyimpan apa yang telah kalian ucapkan apalagi sudah disebarkan ke seluruh antero dunia. Malulah pada bangsa lain, fokuslah pada diri kita, berpikirlah apa yang sudah kita lakukan untuk bangsa ini. Tidak hanya pandai menghujat pemerintah, melecehkan presiden, gembar gembor memprovokasi masa. Lihatlah tantangan di luar sana, negara lain saja sedang belajar bahasa kita, belajar bahasa internasional. Untuk apa? Untuk menghadapi persaingan global yang semakin hari semakin meninggalkan kita jika kita hanya diam saja dan meributkan hal-hal seperti ini. Dengan isu sara yang telah merasuk dalam cara politik kemarin itu, menjadikan pelajaran bagi kita bahwa menggiring suatu masa pada wacana sara itu cukup mudah. Dengan api kecilpun emosi mudah tersulut. Yang tidak paham menjadi ikut ikut berkomentar. Yang benar menjadi salah,yang salah menjadi benar. Yang baik menjadi buruk, yang buruk menjadi baik. Mari kita berhati-hati dalam berwacana. Gunakanlah sosial media dengan santun, malulah kita sedang disoroti asing dengan hal ini. Jangan sampai ini dilihat sebagai bentuk kelemahan kita, yang bisa dijadikan alat untuk semakin memecah belah kita. Ingat politik devide et empera,politik adu domba yang dulu dilakukan VOC pada bangsa kita. Politik ini yang membuat pahlawan-pahlawan kita, kakek buyut kita hidup dalam jajahan sampe 350 tahun lamanya. Maukah kita dijajah kembali?tentunya tidak. Setelah pahlawan-pahlawan kita bersatu padu untuk mengusir penjajah, janganlah sekarang kita sendiri yang mendatangkan penjajah ke negeri ini. Cukup kemarin itu menjadi pelajaran berpolitik bagi kita. Selamat bagi Pak Anies dan Pak Uno yang terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta (miniatur Indonesia kita). Buktikan bahwa kalian bisa memimpin Jakarta dengan bijaksana, lanjutkan program Pak Ahok yang sudah dirancang dengan baik, jangan malu untuk meneruskan kebaikan pemimpin sebelumnya. Urusilah urusan penting negara ini, jangan jadikan kejombloan menjadi hal krusial kepemerintahan. Kita anak muda bisa mencari jodoh sendiri tanpa sebuah kartu yang menunjukkan identitas kejombloan itu. Jomblo tidak akan membuat seseorang mati kok,percayalah. Jomblo jomblo Indonesia itu berkualitas, merkea hanya menunda pernikahan untuk perbaikan diri. Tul gag mblo?. Jangan recokin pak Anis ya, jadilah jomblo yang berkualitas, maka orang lain bakal mengejarmu. Klo jomblo pake kartu Jakarta Jomblo, apa gag malu tuh sama mantan?nanti dikira gag bisa move on. Stay cool, stay calm and perbaiki diri, maka jomblo akan berakhir kok. Kan jodoh sudah diatur Tuhan, ngapain nambah nambah beban pemerintah untuk memikirkan nasib seseorang?mending buatlah kartu Jakarta veteran, buatlah pemberdayaan dan program yang mensejahterakan pahlawan pahlawan kita dahulu. Banyak lho para veteran yang sekarang sudah tua tua masih harus mengayuh sepeda berjualan hanya demi sesuap nasi. Pak Anies, bikinlah gebrakan yang keren, seperti dulu sebelum bapak berpolitik. Ide ide briliant bapak untuk membangun Indonesia Mengajar. Untuk Pak Ahok, begitu banyak yang telah bapak lakukan untuk perbaikan bangsa ini. Dalam lilitan kasus yang menjeratmu, kewibawaan dan ketegasan tetap tergurat tegas diwajahmu. Nasionalisme sungguh terlihat jelas dalam segala penghormatan terhadap hukum. Bukti pengabdian bagi bangsa ini masih akan kita kenang. Ini akan menjadi pelajaran berharga bagi bangsa ini, bahwa demokrasi kita memang benar benar demokrasi. Sampai orang keblabasan menghina sana sini, melecehkan lambang negara saja tidak malu lagi berkeliaran di dunia maya. Ada banyak warga yang pilu, ingin menangis tapi apalah dayanya. Seorang pemimpin yang baik, saking baiknya tidak bisa dicari kesalahannya hingga akhirnya menyentuh ranah sebagai hakikat manusia, keTuhannyapun akhirnya menjadi sasaran masa. Berhati-hatilah pak kedepan, banyak hal sensitif yang bisa menyulut api kemarahan. Hal ini tidak terjadi, jika tidak ada satu tangan seseorang yang tergelincir untuk menyebarkan berita ini. Mari berpikirlah sebelum bertindak, sedikit saja kita salah menyebarkan berita maka lihatlah bagaimana dampaknya bagi negara. Orang orang menjadi marah, toleransi tidak lagi menjadi prioritas. Saya yakin, semua agama mengajarkan semua kebaikan. Kalau kita tidak sependapat, kalaupun kita berkeyakinan untuk tidak memilih pemimpin tak seiman, cukupkan dalam hati keyakinan tersebut dan lakukan sesuai yang diyakini. Karena keyakinan adalah urusanmu dengan Tuhanmu. Jangan kau rusak dan sakiti hati orang lain, karena itu jug akan menjadi pertanggungjawabanmu kepada TuhanMu. Hablumminallah, hablumminannas.
-10 Mei 2017-

My Online Shop

Hai guysss,,, I wanna tell you (yg mau baca aja sih.hihihi) about business, definitely about online shopping. Pengen cerita aja sih, biar plong biar bisa jadi pelajaran untuk selanjutnya dan mungkin buat pelajaran juga buat kalian yang juga sedang membuat usaha. Mungkin teman-teman sudah banyak yang tahu, kalau aku ini jualan online. Tadinya emang jualan baju, jaman kuliah S1 awal-awal kuliah sekitar semester 1 aku jualan jilbab. Mulanya aku jualan nggak online, aku jual ke kosan teman-teman aku, sambil main sambil bawa dagangan gitu. Yaa karena aku kuliah dapat beasiswa yang sebenarnya juga cukup cuman nggak tau waktu itu banyak juga kebutuhannya, jadi mikir gimana caranya supaya nggak ngrepotin orang tua banget. Jadi uang sakunya aku buat beli dagangan. Seneng banget sihh waktu itu, meskipun untuk Cuma ribuan, tapi kok nagih ya cari uang sendiri. Pernah sih kepikiran buat part time,udah nyoba juga ngelesi, tapi waktu itu susah soalnya gag ada motor jadi malah berat diongkos. Lalu pas ngobrol-ngobrol sama teman, ada bisnis yang belum banyak diminatin itu bisnis jualan sabun herbal, belinya di deket kampus. Yang order teman-teman dan dibawa pulang ke rumah pesenan ke rumah. Lumayan juga hasilnya, soalnya harganya khasiatnya juga oke. Tapi, setiap pulang aku harus sambil gendong tas besar yang isinya sabun, dan sangat sangat berat. saat itu, sosmed yang masih sangat booming sampai sekarang ya Cuma facebook, jadi aku coba buat upload itu sabun ke facebook. Ada banyak yang tertarik dan minta dikirm ke Jawa maupun luar Jawa. Pas saat lagi banyaknya omset, tiba-tiba stock sabun berkurang, bahkan distributornya malah naikin harga tinggi banget diatas harga yang aku jual. Stop deh jualan sabun, soalnya nggak nemu supplier lain. Trus coba-coba bisnis baju online, dropship dari Jakarta, terus pesanan rumah juga. Jadi kalau pesanan rumah sering banget nombok ongkir, tapi kadang kalau pas banyak lumayan ongkirnya bisa ketutup. Aku coba kembangin lagi sama tas dan sepatu, ini bisnis juga nggak sendirian sih sebenarnya. Ada beberapa teman aku panggilnya inem, budhe sama mamah (kalian pasti ketawa kalau baca ini :*). Kita punya lapak sendiri-sendiri, tapi kita kalau ambil barang ke supplier itu join, jadi ambil bisa banyak dan dapat harga grosir. Suka dukanya saat itu, jualan online emang belum banyak, aku inget diberanda facebook yang jualan yaa itu itu aja orangnya (sekarang hampir semua pengguna sosmed, Alhamdulillah J ) jadi kita laris, tapi kita jadi sering sambil jelasin sistemnya ke pembeli baru, kadang ada yang susah juga sih tapi nggak apa-apa buat pelajaran, kalau ada customer rewel dari dulu kita emang nggak suka update-update berlebihan (bagaimanapun juga itu customer, kita dapat rejeki dari mereka. Kalau udah keterlaluan baru deh nggak diterima aja orderannya).

Singkat cerita, kita berempat akhirnya menemukan toko grosir yang bisa diambil langsung ke tempat. Tas, sepatu dan baju kita ambil langsung supaya bisa cek kualitas barang dan paking sendiri. Jadi di sela-sela kuliah ya sambil belanja, sambil paking, dan ngirim. Awal-awal sih penjual sering jutek ke kita, soalnya kita agak rempong dan ambil barangnya juga nggak banyak. Kita mah sabar aja, sampai pada akhirnya kita jadi pembeli yang paling order. Seminggu kita bisa datang dua kali dan dengan total belanjaan jutaan rupiah. Kita juga sabar nunggu dari siang sampai malam terus karena sudah tidak ada angkot kita pasti dikasih uang sama penjualnya buat naik taxsi selain sudah malam (jam 7an si biasanya mentok jam 8 ūüėÄ ) barang bawaannya juga banyak. Nah, sampai di kosan kita masih banyak PR, paking dan nyelesein tugas kuliah. Jadi masalah tidur tengah malam itu sudah biasa kadang juga dilanjutin pagi-pagi. Setelah paking, sudah deh tinggal telfon babang (hihihi) buat nganterin ke jasa ekspedisi. Lama-kelamaan kita panggil jasa ekspedisinya buat ke kosan ambil pakingan. Lumayan buat tenaganya, jadi waktu yang dipakai buat ngirim barang bisa dipakai buat ngerjain tugas. Tapi, kadang merasa tidak sanggup karena banyak hal yang mesti di handle. Pengalaman yang paling menyedihkan adalah ketika ada pelanggan setia, yang ordernya memang selalu banyak, dan minta jasa ekspedisi khusus yang murah. Aku pasti mencoba untuk ngasih diskon ke pelanggan setia,kalau misalnya nombok ongkir juga seringnya nggak nagih. Ehh tapi, pas lagi nombok banyak, justru dikira aku mahalin ongkirnya. Hems,,, it‚Äôs okey. Ketipu juga pernah, orang sudah dikenalpun belum tentu bisa dipercaya. Kalau cerita masalah rugi-ruginya nanti saja dipart beda (bakal puanjang J ).

Pengalaman ketipu-ketipu itu yang bikin semangat jualanku kendor, ditambah aku ingin fokus. Saat itu menjelang sidak skripsi. Jadi jualannya dikendorin. Tapi malah keterusan, sampai akhirnya dapat pekerjaan yang berangkat pagi pulang sore jadi gag bisa intens ngurus jualan. Paling cuma seminggu sekali ngirim, tetep dijalani aja sih soalnya sayang kalau harus berhenti. Sampai pada akhirnya aku resign dari pekerjaan yang ini dan intens lagi ngurus orderan, meskipun tetap tidak sebanyak saat kuliah dulu. Tapi Alhamdulillah, kenapa dagangannya jadi sepi?kalau aku pas bertanya gitu dalam hati, aku jawab sendiri, ya karena aku kerja dan dapat rejeki dari jalan yang lain juga. Jadi, Allah itu adil, kita dikasih sesuai dengan porsi kita. Coba aja kalau dua-duanya jalan mungkin aku jadi nggak bisa istirahat, sudah nyaman dengan yang aku perooleh jadi nggak mikir lagi buat berkembang. Jualanku akhirnya berhenti total, saat aku dapat pekerjaan yang baru dan mengharuskanku untuk pelatihan di luar kota. Suka sih, soalnya ini adalah salah satu mimpiku, jaman kuliah kalau masuk ke bank ini sering mbatin ‚Äúsometimes I will be a part of this bank‚ÄĚ dan pelatihan di luar kota juga salah satu resolusi saat itu, jadi bisa sekalian jalan-jalan. Satu bulan di Surabaya, bersama teman dan keluarga baru. Aku pikir, setelah pelatihan bisa jualan lagi, tapi ternyata aku ditempatkan di Jogja. B*I KCU Yogyakarta, dan selama kerja ternyata tidak bisa sambil jualan. Mungkin sebenarnya bisa, namun saat itu seperti sudah malas karena capek. Bisa atau tidak kan sebenarnya tergantung kemauan ya. J

Hampir setahun bekerja, aku merasa belum menemukan passionku. Aku sempat melupakan impian utamaku. Mulai deh cari-cari lagi informasi buat sekolah lagi, nyari beasiswa tentunya. Singkat cerita aku lolos beasiswa dan sekarang sambil kuliah lagi. Waktu sudah resign dari kerja dan menunggu masuk kuliah aku mulai jualan lagi. Saat mulai merintis usaha lagi, rasanya benar-benar berat. jadi saran saya pada teman-teman yang sudah merintis usaha dijalani saja terus jangan sampai berhenti, ini contoh dari saya betapa susahnya merintis usaha lagi dari 0. Berapapun hasilnya, terus saja promosi, terus saja lakukan aktivitas jualannya. Alhamdulillah saat awal usaha lagi, beberapa pelanggan yang dulu jadi resellerku akhirnya balik lagi. Saat ini aku fokus ke baju, kemarin waktu awal buka aku random seperti saat awal jualan. Tapi sekarang mau fokus saja.

Bagi reseller dan teman-teman sosmedku, mungin tahu kalau kemarin aku sempat jualan handphone. Aku coba lakukan usaha itu, kenapa?karena aku sendiri sudah buktikan kualitas barangnya. Usaha ini aku ambil dari teman yang sudah cukup aku kenal. Jadi aku percaya saja, orderan sudah banyak yang awalnya lancar lama kelamaan macet, barang telat datang dan sampai akhirnya berbulan-bulan barang gag datang. Uang sudah masuk belasan juta, uang saku ludes bahkan sampai punya hutang buat nalangin ngembaliin uang ke customer. Jadi selesain dulu masalah sama customer karena itu tanggung jawabku sambil aku minta pertanggungjawaban temanku itu. Pusing, sedih, bingung dan sempat putus asa nggak mau jualan lagi. Tapi, ingat lagi kalau berhenti merintisnya lagi susah. Jadi apapun yang terjadi aku coba tetap jualan. Support dari orang-orang terdekat yang menguatkan. Kalau lagi down, ingat sama pengusaha-pengusaha sukses, mereka juga pernah rugi, tidak hanya belasan juta tapi ratusan juta. Saat percaya dengan jalan dariNYA, yang menjadi rejekimu akan kembali padamu itulah yang membuatku sabar sambil tetap nagih itu uang. Proses nagihpun susah, yang nagih sama yang ditagih galakan yang ditagih. Sempat mau laporan ke pihak berwajib, tapi masih mikir juga karena kenal orangnya dan belum tentu juga uang bisa balik. Habis-habisan deh ini, uang saku ludes, jadi seadanya dulu. Untung jualan baju tetap jalan. Jalan damai dan kekeluargaan masih di usahakan, dan aku yakin setelah masalah ini ada hal lain yang lebih baik, yang bisa jadi pelajaran berharga buat aku, orang-orang sekitarku dan mungkin bisa lebih berkembang usahaku. Apapun masalahnya hidup harus tetap optimiskan kan ya? J so ditengah kemelut masalah yang entah disebut penipuan atau nggak, usahaku tetap jalan dan sekarang sedang mengembangkan brand sendiri dan dibikin sendiri oleh kakak yang pinter jahit jadi bisa request size dan bahan. Bisnis ini terilhami dari banyaknya bu ibu dan teman-teman yang kadang cari baju susah cari ukuran karena jumbo atau terlalu small. Brandnya ¬†yaitu ‚ÄúAmeehakiim‚ÄĚ dari mana asal usul namanya? Hehehe dari nama dua orang yang saling bekerjasama untuk mencapai masa depan yang indah berdua. Hihii ¬†So teman-teman, jatuh bangun dalam usaha itu wajar, jangan menyerah dan jangan berhenti karena ada masalah, karena bisa jadi masalah itu adalah jalan bagi kita untuk berkembang. Mengutip dari kata seseorang yang sudah suskes ‚Äúpengusaha itu adalah orang-orang yang gigih, ulet, tekun, taat dan ekspresif, ekspresifnya diwujudkan dengan sedekah sebagai rasa syukur atas kehidupannya, semua kehidupannya ya baik suka dan duka.

Amee 27 Jan 2017

Usaha=Taat

Hari ini, aq belajar dari seseorang. Tentang usaha,tentang jatuh bangun, tentang berpasrah yang pada inti pembicaraan malam itu adalah taat. 

Menjadi pengusaha haruslah taat pada sang pencipta. Dari hasil pengamatanq, yang memiliki usaha sukses adalah mereka mereka yang taat. 

Beliau, Kehidupannya penuh lika liku. Beliau memulai usaha tanpa modal. Ada orang yang berbaik hati untuk meminjamkan modal padanya. Usahanya adalah mebel. Saat itu, ada pengusaha mebel besar yang mau memberikan stok dagangan di rumahnya. Hanya beberapa kasur lipat dan lemari plastik. Setelah dijalani dengan sabar,usaha itu semakin berkembanh. Menjadi toko mebel besar yang luasnya kira2 4 toko. 

Kehidupannyapun sudah dikatakan mapan. Segala kebutuhannya terpenuhi. Ilmu taat selalu diterapkan. Nikmat sedekah selalu dirasakan. Namun, suatu hal terjadi. Hidup memang tak bisa dikendalikan manusia. Beliau trserang kanker. Kanker payudara membuatnya harus rutin pengobatan,kemoterapi. Toko semakin lama semakin sepi. Keuangan mulai tergerus, utang mulai tak terbayar, debt colector mulai meraung. Ditengah penyakit yg menggerusnya, ada yg iba ada yg nyinyir. Itulah hidup. Rumah sudah mulai ditawarkan, ke bank-bank, ke tuan tanah, ke pengusaha. Memang penawaran tanah dan bangunan itu tinggi, lokasi strategis juga luas. Namun, apa gunanya itu semua jika hanya akan habis untuk membayar hutang, memulai usaha lagi dari 0, membuat rumah sementara hatinya pasti pilu. Melihat usaha yang telah dibangunnya akan tutup, rumah toko tempatnya berjuang akan beralih fungsi, bahkan tidak akan bisa ia singgahi. Pikiran-pikiran itu selalu membayanginya, ditengah tubuh yang sedang berjuang melawan kankernya. Satu hal yang bisa dilakukan hanyalah ikhlas dan berpasrah menyerahkan yang terbaik kepada Allah. Berdo’a tiada henti, berobat dan berusaha sekuat tenaga. Kemoterapi tidak pernah ditinggalkan. Pasa akhirnya, tanah itu akan dibeli oleh bank besar dengan harga yang cukup untuk kembali merangkak membangun kembali bisnisnya. Namun,tidak semudah yang telah dibayangkan. Proses pembayaran tak kunjung beres,sampa pada waktu mendekati masa jatuh tempo utang di bank besar lainnya. Kalau tidak dilunasi, rumah bakal disita. Ia hanya bisa pasrah, berdoa dan berdoa. 1minggu haru menyelesaikan hutang yg begitu banyaknya. Sementara bank pembeli tanah semakin tidak tau bagaimana kejelasannya. 

Hingga akhirnya,, seseorang datang dan menawar rumahnya. Tidak semua,hanya seperempat dari bangunan rumah tokonya. 

Allahu akbar,, pertolonganMU sungguh nyata. Rumah tidak jadi di jual semua,usaha masih bisa diperbaiki sedikit demi sedikit, penyakit kankernya semakin hari dikatakan semakin hilang sampai pada saat ini sudah sembuh. Buah kesabaran memanglah indah. Ketika ia pernah merasakan tak puya uang, bahkan makanpun tak sanggup. Digerogoti penyakit, yang katanya paling dekat dengan maut. Tapi, Allah selalu bersama orang-orang yang taat. Yang percaya bahwa keajaibanNYA itu ada, bahwa rencanaNYA itu indah. Seberapa besar masalahmu, pasrahkan pada Allah. Percayalah, tiada masalah yang melebihi kemampuan pundakmu. Tiada penyakit tanpa obat. Ketaatan akan membawamu kepada kebahagiaan, menjagamu dari keputus asaan. 

Amee, 24 Jan 17

Kamu

Untuk kamu…

Yang ku jaga hatinya bertahun-tahun

Yang ku maniskan segala kepahitan masa lalu

Yang ku rengkuh tertatih terayun

Yang ku bingkai retak retakan hati

Ku usap tetesan air mata yang mengalir dalam jiwa

Tak ingatkah kau?seberpa luas hamparan maaf ini kubentangkan??

Lalu,,, kau seolah membelok

Kau mulai takut,,kau mulai gelisah

Aq ini masih yang dulu,, 

Tak ada yang berubah dan merubah

Coba tengok kembali,,apa yang telah terlewati 

Lalu tataplah ke depan,,kembali pada impian

Wajarkan 

Bahkan untuk sekedar mengeluh pun kamu tak bisa dan tak boleh. Kenapa?karena hanya cibiran dan analisa klise yang terkadang lebih menyesakkan daripada melegakan. Sejatinya tugasmu kini hanya butuh keikhlasan. Karena bergerak tak perlu terlihat,karena menolong tak perlu menggonggong. 

Ada rasa syukur dan bahagia,bisa menjadi tulang punggung keluarga dalam usia yg mungkin orang lain saatnya hura hura,,bukan berarti aq tak bisa. Meski sesekali q juga merasakan jalan2 dengan teman sebaya,itu satu2nnya hiburan supya aq lupa bahwa ada beban yang cukup berat aq pikul. 

Aku tidak pernah merasa berat,melakukan semuanya untuk mereka. Bahagia adalah melihat mereka bahagia. Namun,aku ini juga manusia yang sesekali rindu untuk dimanja, marah bila lelah tapi tetap dinilai salah. 

Semoga bahu ini tetap dikuatkan,hati ini tetap diikhlaskan. Akan aku berikan yang terbaik,meski harus sakit. Karena aku tidak tahu sampai kapan usiaku,,sampai kapan aku bisa menjadi sandaran untuk mereka.

Semoga,yg sedikit dariku ini bisa membantu membahagiakan kalian. 

Maafkan mulut ini juga kadang menyakitkan,yang jelas dalam lubuk hati terdalam,,itu tak ingin aku lakukan. Tapi sekali lagi,aku ini manusia bukan malaikat. Wajarkan dan tegur saja bila aku salah jalan.

KONSUMEN, PRODUSEN DAN EFISIENSI PASAR

 

SURPLUS KONSUMEN

Surplus konsumen adalah jumlah yang ingin dibayar oleh konsumen untuk sebuah barang dikurangi dengan jumlah yang sebenaranya dibayarkan untuk barang tersebut, atau surplus konsumen adalah keuntungan yang diperoleh oleh konsumen karena harga yang dibayarkan kurang dari kerelaan untuk membayar (willingness to pay) seorang konsumen. Kerelaan untuk membayar (willingness to pay) adalah jumlah maksimum yang akan dibayar oleh seorang pembeli untuk sebuah barang. Surplus konsumen menunjukkan selisih dari kerelaan membayar seorang konsumen terhadap harga yang harus dibayar.

Surplus konsumen dapat diukur menggunakan kurva permintaan. Kurva permintaan menunjukkan kerelaan membayar untuk setiap pembeli, dimana daerah diatas harga dan dibawah permintaan menunjukkan surplus bagi konsumen. Penurunan harga akan meningkatkan surplus bagi konsumen, karena harga menjadi dibawah kerelaan setiap konsumen untuk membayar. Penurunan harga juga memberikan keuntungan karena jumlah permintaan bertambah.

            Pada kurva diatas dapat dijelaskan bahwa harga pasar yang terbentuk adalah 14 sementara pembeli sebenarnya memiliki kemampuan membayar/menilai barang tersebut diatar harga 14 sampai pada nilai tertinggi yaitu 20. Hal ini menunjukkan bahwa surplus konsumen merupakan daerah segitiga yang terbentuk diatas harga keseimbangan (14 sampai pada harga 20) dan pada kuantitas barang sebesar 6.  Apabila harga diturunkan, maka konsumen akan mendapatkan keuntungan dari surplus konsumen yang meningkat, dan pembeli yang memiliki kerelaan membayar yang awalnya dibawah harga pasar akan membeli setelah terjadi penurunan harga sehingga kuantitas barang akan bertambah.

 

SURPLUS PRODUSEN

Pembahasan tentang surplus produsen tidak terlepas dari pembahasan tentang biaya produksi. Dalam surplus produsen, yang menjadi fokus pada surplus produsen adalah biaya yang dikeluarkan oleh produsen. Biaya adalah nilai berapapun yang harus dikeluarkan oleh penjual untuk menghasilkan sebuah barang. Penjual baik barang maupun jasa hanya mau menjual barang/jasa jika harga yang diterima sesuai dengan ukuran kerelaan membayar jasanya. Surplus produsen diterima ketika jumlah yang dibayarkan oleh konsumen dikurangi dengan biaya produksi barang tersebut.  Surplus prdusen mengukur keuntungan penjual dalam pasar. berikut adalah kurva penawaran yang digunakan untuk menghitung surplus produsen.

 

Kenaikan harga akan memberikan keuntungan tambahan bagi produsen karena pertambahan surplus produsen. Misalnya harga awal adalah 30.000 dan produsen memperoleh surplus sebesar 10.00 dikalikan dengan kuantitas barang dikurangi dengan biaya penjual (area A), ketika harga dinaikan dari 30.000 menjadi 60.000 maka penjual lama akan memperoleh surplus sebesar 40.000 dikalikan dengan kuantitas barang dikurangi dengan biaya produksi (area A+B), sedangkan kenaikan harga mendorong produsen baru untuk masuk ke pasar karena harga lebih tinggi.  Namun, keuntungan yang diperoleh produsen baru tidak sebanyak produsen lama karena area surplus produsen baru adalah sebesar area C

 

EFISIENSI PASAR

Pembahasan tentang surplus konsumen dan surplus produsen dapat digunakan untuk mempelajari tentang kesejahteraan penjual dan pembeli dalam suatu pasar. Surplus produsen dan konsumen digunakan untuk mencapai efisiensi pasar. ukuran kesejahteraan masyarakat bisa dilihat dari surplus total. Dalam menentukan surplus total bisa dilihat dari total surplus konsumen dan surplus produsen. Surplus konsumen adalah nilai bagi pembeli yang dikurangi dengan nilai yang dibayar oleh pembeli, sementara surplus produsen adalah nilai yang diterima penjual dikurangi biaya penjual. Jika digabungkan, surplus total bisa dihitung dengan cara nilai bagi pembeli dikurangi dengan biaya penjual.  Jadi surplus total adalah nilai total terhadap pembeli dilihat dari kerelaan mereka untuk membayar dan dikurangi dengan biaya total kepada penjual yang menyediakan barang.

Efisiensi pasar dapat tercapai jika keseimbangan memberikan surplus total yang maksimal. Efisiensi menunjukkan bahwa kondisi pasar menguntungkan bagi produsen dan konsumen. Harga keseimbangan yang terbentuk memberikan surplus bagi konsumen dan produsen. jika biaya penjual berada dibawah harga keseimbangan (misalnya 50) dan nilai bagi pembeli adalah 150, maka konsumen yang memiliki kerelaan tinggi untuk membayar akan membeli barang tersebut, namun karena harga berada di bawah harga keseimbangan maka penjual menyesuaikan diri dengan menambah jumlah produk yang dijual sampai menuju jumlah keseimbangan (Qe). Sesuai dengan hukum penawaran bahwa jika harga naik, maka penawaran juga akan bertambah.

Kondisi yang berbeda akan terjadi jika penjual tetap menambah jumlah barang yang diproduksi dan biaya produksi yang meningkat pula, sementara nilai barang bagi pembeli sudah tidak tinggi lagi (contohnya bisa saja faktor melimpahnya barang tersebut) maka surplus total akan menurun atau bahkan tidak terjadi surplus maka  akan terjadi kelebihan penawaran, sehingg terjadi inefisiensi dalam pasar.

 

STUDI KASUS PASAR ORGAN TUBUH

Pembahasan tentang perdagangan organ tubuh manusia jika di ijinkan oleh pemerintah, maka pasar organ tubuh manusia ini akan mencapai titik keseimbangan yang memberikan surplus total yang tinggi, sehingga efisiensi pasar dapat terbentuk. Surplus produsen diterima karena biaya yang dikeluarkan tidak sebesar dengan harga yang diperoleh karena konsumen pastinya berani membayar tinggi untuk sebuah organ tubuh yang cocok untuk dirinya dan pada saat itu benar-benar dibutuhkan. Namun, pemerintah mengatur perdagangan organ tubuh manusia, karena meskipun terjadi efisiensi pasar jika perdagangan organ diijinkan akan timbul berbagai tindakan untuk mencapai keuntungan yang lebih tinggi.

 

ANALISIS JURNAL INTERNASIONAL

MARKETABLE SURPLUS AND MARKETING EFFICIENCY OF VEGETABLES IN INDORE DISTRICT: A MICRO-LEVEL STUDY

The IUP Journal of Agricultural 92 Economics, Vol. VII, No. 3, 2010

 

Pada jurnal Marketable Surplus And Marketing Efficiency Of Vegetables In Indore District: A Micro-Level Study membahas tentang surplus pasar dan efisiensi pasar pada  komoditas sayuran, terutama sayur tomat, kentang dan kembang kol. Latar belakang pada penelitian ini adalah perubahan luas jangkauan pemasaran sayuran dan buah yang sebelumnya hanya lingkup kecil pada desa telah berkembang menjadi lingkup nasional maupun internasional. Saluran distribusi apa yang digunakan untuk pemasaran produk sayur yang tepat, dimana sayuran tergantung pada suhu, udara, dan kelembapan. Sehingga pemasaran produk ini akan tepacu pada waktu dan kondisi yang tepat agar sayuran tidak cepat busuk. Untuk mengatasi hal ini, petani memilih untuk kerjasama dengan agen penjual yang mampu menghasilkan profit tinggi. Pemilihan saluran pemasaran sangat menentukan kesuksesan penjualan pada pasar sayuran, karena penjualan sayuran tergantung pada kualitas sayuran tersebut. Proses pemasaran dinilai dari pemanenan sampai barang diterima oleh konsumen.

Objek pada penelitian ini adalah pasar sayuran pada daerah Indore di India. Penlitian ini menganalisis tentang sistem pemasaran, perbedaan saluran pemasaran, efisiensi pasar dan masalah pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasikan surplus marketable dan surplus marketed pada petani sayur, dan memperkirakan persebaran harga dan efisiensi pasar sayuran pada berbagai saluran pemasaran.

Metode yang digunakan adalah analisis efisiensi pasar menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara langsung yang dilakukan di Indore Block dengan metode random sampling. Desa yang terpilih adalah Niranjanpur 8 dan Kabirkhedi 9 yang terletak di jalan Agra-Mumbai. Data dikumpulkan dari 10 penjual tradisional, agen/tengulak dan retailer.

 

Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan surplus yang diterima oleh produsen dari setiap saluran pemasaran. Petani yang menjual sayuran langsung pada pedagang di pasar memperoleh surplus produsen yang lebih kecil dibandingkan dengan petani yang menjual sayurannya pada agen maupun retailer. Petani harus mempertimbangkan marketable surplus dan marketd surplus. Marketable surplus merupakan keuntungan/surplus yang petani terima setelah mempertimbangkan kebutuhan keluarga, biaya untuk tunjangan, pembelian bibit,dan alat serta keinginan petani untuk menahan stock barang apabila memprediksi akan adanya kenaikan harga. Sementara marketed surplus adalah total surplus dari harga yang dijual di pasar tanpa mempertimbagkan adalnya ketidakefisiensi dalam saluran distribusi. Surplus pasar/ surplus total untuk sayuran kembang kol adalah 95,5%, kentang 89% dan tomat 90%. Perbedaan surplus pada jenis sayuran ini tergantung pada kondisi dan kualitas sayuran. Selain itu, saluran distribusi juga mempengaruhi total surplus yang dihasilkan oleh pasar.

Dikaitkan dengan teori surplus dan efisiensi pasar, produsen memperoleh surplus tinggi apabila biaya produksi dari suatu produk dibawah harga pasar. biaya yang dihitung adalah total pengeluran untuk menghasilkan sebuah produk mulai dari bahan mentah, alat yang digunakan saat produksi, alat untuk maintenance, dan biaya pada saluran distribusi. Efisiensi pasar juga dapat dicapai melalui pemilihan saluran distribusi yang tepat. Penjualan melalui pasar secara langsung, dimana produsen dalam hal ini adalah petani akan menjual kuantitas barang yang sedikit karena konsumennya hanyalah pengunjung pasar tersebut, sehingga meskipun harga tidak terlalu tinggi, permintaan akan barang tersebut rendah dibanding jika petani menjual langsung pada agen. Agen akan menyalurkan produk pertanian ini pada konsumen dengan sekala yang luas, lintas nasional internasional sehingga kuantitas barang yang dijual akan meningkat. Perbedaan kuantitas maupun harga barang ini akan menyebabkan timbulnya titik keseimbangan yang baru dimana titik keseimbangan ini akan memberikan surplus total yang lebih tinggi dibandingkan dengan saluran distribusi hanya pada pasar tradisional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ekonomi Mikro

PENAWARAN, PERMINTAAN, DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

Hubungan antara penawaran, permintaan dan kebijakan pemerintah adalah pemerintah menggunakan alat analisis penawaran dan permintaan dalam merumuskan kebijakan. Kebijakan pemerintah yang menggunakan alat analisis penawaran dan permintaan misalnya peraturan harga sewa maksimum, dampak pajak dan pengendalian harga.

  1. PENGENDALIAN HARGA

Pengendalian harga dirumuskan pemerintah untuk melindungi kepentingan penjual maupun pembeli.  Untuk melindungi kepentingan semua pelaku ekonomi tersebut, pemerintah membuat kebijakan batas harga tertinggi (price ceiling) dan batas harga terendah (price floor).

  1. Batas harga tertinggi (price ceiling) adalah harga maksimum sesuai dengan peraturan untuk harga jual sebuah barang. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi pembeli. Adanya batas harga tertinggi, penjual tidak dapat menentukan harga setinggi-tingginya.

Jika batas harga tertinggi di atas harga keseimbangan, hal ini tidak akan mempengaruhi harga ataupun jumlah penjualan. Pada kondisi ini, penjual tetap mendapatkan keuntungan dengan menjual barang di harga keseimbangan dan pembeli dapat membeli dengan harga yang sesuai (tidak merasa kemahalan).

Jika batas harga tertinggi berada di bawah harga keseimbangan. Pada kondisi ini, penjual akan mengurangi jumlah penawaran. Hal ini terjadi karena penjual harus menekan biaya produksi dan kuantitas barang, harga jual tidak sesuai keseimbangan mengurangi jumlah penawaran oleh penjual, akibatnya jumlah barang di pasar berkurang, selanjutny pemerintah melakukn operasi pasar.

  1. Batas harga terendah (price floor) adalah harga minimum sesuai dengan peraturan untuk harga jual sebuah barang. Kebijakan ini digunakan untuk melindungi penjual, dengan ditetapkannya harga terendah (price floor) untuk melindungi produsen dari penurunan harga barang sampai tak terhingga. Mekanisme kebijakan ini dengan peran pemerintah untuk membeli surplus produksi.

Jika penetapan batas harga terendah diatas harga keseimbangan maka akan terjadi surplus. Hal ini menyebabkan penjual menyesuaikan harga baru sesuai dengan harga terendah, sehingga akan tercipta titik keseimbangan baru dimana dari segi permintaan akan berkurang (sesuai hukum permintaan), sementara pada sisi penawaran akan meningkat (sesuai hukum penawaran) sehingga terjadi surplus. Hal ini dapat dijelaskan pada kurva di bawah ini.

 

Hukum penawaran dan permintaan yang menjadi alat analisis pemerintah dalam merumuskan kebijakan juga berlaku dalam pasar tenaga kerja. Pada pasar tenaga kerja, sisi penawaran adalah tenaga kerja dan sisi permintaan adalah perusahaan. Kebijakan yang dirumuskan pemerintah adalah penetapan upah minimum. Kebijakan upah minimum yang tinggi menyebabkan penawaran tenaga kerja yang tinggu pula, sementara perusahaan mengurangi permintaan akan tenaga kerja karena semakin  tinggi upah minimum, maka biaya produksi akan naik.

Pengaruh Kebijakan Batas Harga Tertinggi Pada Keseimbangan Pasar Bensin

Antrian yang sering terjadi di pom bensin disebabkan oleh menurunnya penawaran akan bensin karena tingginya harga minyak mentah dan kebijakan pemerintah mengenai batas harga tertinggi. Ketika OPEC menaikkan harga minyak mentah dunia, maka biaya produksi bisa lebih tinggi dari batas harga maksimal yang ditetapkan pemerintah. Kenaikan biaya produksi pada bensin, akan menggeser kurva penawaran ke kiri (penawaran berkurang karena harga naik), namun permintaan akan bensin tetap sehingga terjadi kekurangan stock bensin. Untuk mengatasi permasalahan ini, maka kebijakan pemerintah dalam menetapkan batas harga tertinggi dicabut, sehingga harga dan jumlah permintaan maupun penawaran  mencapai titik keseimbangan.

 

 

Keseimbangan Pasar Tenaga Kerja

 Keseimbangan pasar tenaga kerja dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dalam penetapan upah minimum. Kesimpulan yang dapat diambil dari study kasus penetapan upah minimum dalam keseimbangan pasar tenaga kerja adalah

Penetapan upah minimum meningkatkan penawaran karena tingginya upah akan mendorong tenaga kerja untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan upah minimum, tapi hal ini tidak berpengaruh bagi golongan pekerja dengan keahlian tinggi dan pengalaman yang banyak.

Penetapan upah minimum menurunkan permintaan perusahaan akan tenaga kerja, karena dengan meningkatnya upah yang harus dibayarkan oleh perusahaan, maka biaya produksi akan naik. Perusahaan akan memperitungkan keuntungan dan kerugian jika terjadi kenaikan upah minimum.

 

  1. PAJAK

Pengenaan pajak pada pembeli mengakibatkan permintaan barang atau jasa berkurang, hal ini terjadi karena pembeli harus membayar lebih dari harga keseimbangan. Jika pajak dikenakan pada penjual, maka harga jual barang akan meningkat, akibatnya harga naik, namun harga yang diterima penjual tetap sama karena dikurangi dengan pajak yang harus dibayar kepada pemerintah. Pengenaan pajak pada suatu barang akan membentuk suatu irisan yang sama antara harga pembeli dan penjual, tergantung kepada siapa pajak itu akan dibebankan.

 

 

 

Analisis Jurnal

Integrative Analysis Of Non-Renewable And Renewable Energy Sources For Electricity Generation In U.S: Demand And Supply Factors, Environmental Risks And Policy Evaluation

 

Jurnal tersebut membahas tentang analisis penggunaan sumber energi yang tidak dapat diperbarui dirubah mengggunakan sumber energy yang dapat diperbarui dalam pembangkit listrik di Amerika Serikat dilihat dari faktor permintaan dan penawaran, resiko lingkungan dan evaluasi kebijakan pemerintah. Latar belakang dari topic ini adalah pembangkit listrik di Amerika Serikat yang energi utamanya masih memanfaatkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti batu bara, nuklir, air dan gas alam harus hanya mampu bertahan selama 15 tahun ke depan. Sedangkan penggunaan energi yang ramah lingkungan seperti limbah biomasa, biomasa kayu, solar, angina dan geothermal masih kurang optimal. Hal ini menciptakan pemikiran baru untuk menggunakan energi lain yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Departemen energi dan perusahaan listrik telah melakukan penelitian tentang teknologi bersih batu bara yaitu Carbon Capture and Sequestration (CCS) yang dapat dipertimbangkan menjadi sumber energi listrik yang akan disebar keseluruh fasilitas pembangkit listrik selama 15 tahun ke depan.  Sehingga dibutuhkan alternatif sumber energi yang dapat diperbarui untuk pembangkit listrik. Untuk menentukan kebijakan dan pengaruh dari perubahan penggunakan energi pada permintaan dan penawaran terhadap listrik, dilakukan beberapa pendekatan menggunakan model ekonomi sebagai berikut:

  1. Optimized and equilibrium, memaksimalkan penggunaan listrik dan meminimalkan biaya produksi listrik
  2. Top down model, menggunakan pendekatan anlisis makro ekonomi dan teknik ekonometrik dari histori data konsumsi, harga, pendapatan dan faktor biasa pada sisi permintaan dengan membandingkan dari sisi penawaran sector utama.
  3. Bottom up, pendekatan dengan studi kasus yang sedang terjadi dan kebijakan yang sedang ditetapkan
  4. Dynamic, pendekatan menggunakan model matematika

Berbagai model pendekatan tersebut dilakukan mengacu pada model MRN-NEEM yaitu kombinasi mdel Multi Regional National sebagai model pendekatan top down untuk keseimbangan secara keseluruhan, dan NEEM (North American Electricity and Environmental Model) sebagai bottom up model, dimana amerika serikat sebagai sampel dari model ini.  Pendekatan ini melihat perubahan model ekonomi pada penggunaan sumber energi utama dan bagaimana konsumsi yang dilakukan oeh sektor rumah tangga dan industri.

Penggunakan pendekatan ini bertujuan untuk meramalkan efek dari perubahan kebijakan ekonomi Amerika Serikat pada penggunaan sumber energi fosil dan target yang dapat dicapai dalam pengggunaan Greenhouse Gas pada 20-50 tahun ke depan serta melihat dampak perubahan kebijakan pada tarif listrik, permintaan dan penawaran serta pekerjaan.

Dari hasil pendekatan menggunakan model, dapat dijelaskan bahwa perubahan sumber energi dapat menaikkan harga sebesar 17,93% pada total biaya pembangkit listrik, ketika harga listrik tinggi maka permintaan sektor rumah tangga akan menurun 16,38%, sektor industri turun 37,14% dan total permintaan turun ke 17,9%.  Menurunnya modal dan pasar sebesar 1,85% maka output juga menurun 1,23%, sehingga penurunan penggunan listrik dengan energi batu bara 10% menunjukkan penurunan emisi CO2 sebesar 7,345%.  Ketika pendekatan diubah dengan menggunakan asumsi terdapat kebijakan pemerintah dalam mengendalikan harga, dan pengaturan penggunakan energi yang disesuaikan dengan permintaan maka terjadi perbedaan pada konsumsi barang tersebut megalami penurunan 1,45% karena penawaran listrik disesuikan penuh dengan trend menurun,. Total biaya pembangkit listrik turun 3,183% dan emisi berkurang 23,931%.

Kesimpulan yang dapat diambil dengan menggunakan pendekatan diatas adalah tanpa adanya kendali dari pemerintah dalam hal subsidi akan menurunkan fungsi tenaga kerja untuk mengurangi permintaan dengan meningkatnya harga. Teknologi baru maupun lama membutuhkan banyak pekerja, misalnya perubahan 10% pada sumber energi batu bara menjadi 5% angina, 3% geothermal, 1% biomasa limbah dan 1% biomasa kayu dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja, sehingga biaya yang dibutuhkan semakin tinggi. Jika dibandingkan penggunaan listrik berbasis batu bara yang lebih murah dibandingkan dengan pembangkit listrik dengan sumber energi yang terbarukan maka butuh regulasi pemerintah untuk mencapai target pengurangan emisi CO2. Pengendalian haga dari pemerintah digunakan untuk melindungi kepentingan semua stakeholder pada sektor listrik. Perubahan sumber energi tidak dapat asal dilakukan tanpa adanya analisis yang tepat mengenai penetapan harga sumber energi, penggunakan tenaga kerja dan haga yang harus dibayarkan pengguna listrik terhadap produsen listrik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

25/07/2016

‚ÄčMenjadi tulang memang berat,, harus sekuat baja dan setegar karang. Harus kokoh berdiri walau badai menerjang, harus seikhlas lilin demi penerangan sekitar, harus seceria badut meski gerah menyerang. 

Wanita, kadang adalah sang bapak yang menjelma.

Rindu

Rindu…. 

Rindu yang menyakitkan

Dalam sepi, rindu semakin mencengkram

Dalam kesendirian, air mata tertahan

Entah sudah berapa lama ia tak jatuh

Bukan karena kuat

Tapi pandai menyimpan rasa

Rindu…. 

Rindu ini sangat pilu

Rindu yang tak kan berujung

Rindu yang tak terengkuh

Rindu yang mendalam

Sangat sangat dalam

Akan mempertemukan yasin dan air dalam pilu

Pilu sepilu pilunya

Tak ada yang lebih sakit

Sesakit rindu yang tak akan teraih.
#sesakit sakitnya rindu adalah rindu pada yg telah tiada, tak bisa diraih,tak bisa direngkuh